Gianluigi Buffon: Gila, Tiga Eksekutor Jerman Gagal, Tapi Italia Tetap Kalah

Sang legenda yang tampil luar biasa memblokade serangan Die Mannschaft tetap tak bisa membawa Azzurri melangkah lebih jauh. Tinggal sedikit lagi Italia menuju semifinal, tetapi drama adu penalti punya pemenangnya sendiri.
Dalam adu penalti itu, tujuh eksekutor empat di antaranya dari Italia luput. Pupus sudah. Tidak ada cerita Azzurri mencapai final seperti empat tahun lalu. Pahit memang, terutama jika melihat dalam laga-laga sebelumnya Italia bisa menendang Belgia dan Spanyol, dua favorit juara.
Buffon sang kapten kepada Rai Sport menuturkan, Kami sudah melakukan semua yang bisa diperbuat, dan nyaris saja cukup (menerbangkan ke semifinal). Ketika Anda adalah tim dengan nilai, organisasi, dan taktik seperti ini, tidak ada yang tidak mungkin.

(Antonio) Conte (pelatih Italia) memuji kami. Ia bangga bisa melatih sekelompok pemain dan pria seperti kami, yang sampai akhir mencurahkan tetes keringat penghabisan. Kami berkorban jiwa untuk menjalani mimpi ini (menjadi juara).
Buffon sendiri menyatakan, drama adu penalti ini benar-benar ajaib. Pasalnya, tiga penendang Jerman gagal dan itu adalah hal yang tidak normal. Namun nyatanya, dengan kegagalan seperti itu, Jerman masih bisa lolos.
Kami punya alasan untuk menangis. Kami memberikan segalanya, dan begitu dekat (untuk lolos). Tidak masuk akal ketika berpikir Jerman gagal mengeksekusi tiga penalti, dan ternyata hal itu tidak cukup.
Dua tahun lalu (di Piala Dunia 2014 ketika Italia tersisih di penyisihan grup) kami tersingkir dengan banyak penyesalan, kami banyak melakukan kesalahan dan tak bisa berbuat yang bisa diperbuat. Tapi malam ini kami berusaha sekuat tenaga, dan hal itu tidak cukup.

linux-tube.com prediksi hk hari ini Sumber: Sidomi