Jamu Perseru, Aroma Dendam PSM

BERITA TERKAIT Pelatih PSM Sebut Tibo Layak Masuk Skuad Timnas Robert Lebih Pilih Tibo Kala PSM Jamu Mitra Kukar Sempat Diragukan, Kini Memikat Klub Lain Bisa Terlempar dari 10 Besar, Ini Tanggapan Pelatih PSM INDOPOS.CO.ID– PSM dalam tren bagus saat kedatangan Perseru Serui, Jumat (16/9) hari ini. Akan tetapi, insiden perkelahian pemain di skuad Pasukan Ramang cukup mengganggu. Jelang laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC), sebuah insiden terjadi dalam latihan. Ferdinand Sinaga dan Valentino Telaubun terlibat perselisihan. Bahkan sempat terjadi kontak fisik. Beberapa pemain juga sempat terpancing emosinya. CEO PT PSM Munafri Arifuddin coba menenangkan semua pihak. Dia meminta para pemain mengedepankan semangat kekeluargaan. “Penampilan tim sudah membaik. Yang menjadi tugas utama kita saat ini bagaimana menjaga ritme,” ujarnya, Kamis (15/9). Munafri juga enggan menyalahkan siapa pun. Kejadian itu cukup menjadi acuan untuk mengevaluasi tim secara keseluruhan. “Ini bukanlah persoalan yang harus disikapi secara berlebihan. Hal ini lumrah terjadi dalam tim,” sambungnya. Sebelum insiden itu, bek anyar Ahmad “Tolle” Hisyam juga pernah berulah. Tepatnya pada laga uji coba PSM kontra PON Sulsel di Stadion Gelora Andi Mattalatta, beberapa waktu lalu. Tersulut emosi, Tolle mendaratkan bogem mentah ke wajah salah seorang pemain PON Sulsel. Sikap yang ditunjukkan eks Sriwijaya FC dan Pusamania Borneo FC (PBFC) itu membuat Robert gerah. Pelatih berdarah Belanda itu bahkan memberi ultimatum. “Kita sedang membangun tim. Kita ingin pemain bisa profesional dan membuang jauh-jauh sikap yang berpotensi merusak keutuhan tim,” katanya. Nah, lawan cukup tangguh bakal dihadapi PSM, sore nanti. Perseru sejauh ini mencatatkan hasil lumayan. Klub asal Papua itu bahkan memiliki peringkat setingkat lebih baik dibanding PSM. Boman Aime dan kawan-kawan kini ada di posisi 10 pada klasemen sementara. Pada laga putaran pertama ISC lalu, Perseru yang menjamu PSM mampu menang 1-0. Di lain pihak, Pelatih Perseru Hanafi juga mengakui PSM mengalami perkembangan yang pesat pada putaran kedua ini. Itu tidak terlepas dari banyaknya pemain baru yang masuk ke tim Juku Eja pada putaran kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Selain itu, Hanafi juga mewaspadai beberapa hal di tim PSM. “Pemain belakang PSM harus diwaspadai. Jadi kami harus mengendalikan mereka agar tak memasok bola ke lini tengah,” ucap Hanafi. Perseru dan PSM bersaing ketat di papan klasemen ISC A. Di mana Perseru menempati posisi kesepuluh, sedangkan PSM di peringkat ke-11. Kedua tim sebenarnya, sama-sama memiliki poin 25, namun Perseru unggul head to head atas PSM. Mengingat, pada putaran pertama Perseru berhasil menaklukkan PSM dengan skor tipis 1-0, 16 Mei lalu. (ard/jpg)

Sumber: Indopos