Nasri Menyesal Usai Memaki Jurnalis Prancis

, Paris – Samir Nasri akhirnya mengungkapkan rasa penyesalannya usai memaki jurnalis Prancis kala Les Bleus ditaklukkan Spanyol di babak perempat final Euro 2012 akhir pekan lalu. Sebelumnya ia sudah mendapat teguran keras dari federasi sepak bola Prancis (FFF). Setelah munculnya teguran itu, Nasri pun langsung mencoba mengklairikasi masalah itu, sekaligus mengungkapkan penyesalannya lewat akun Twitter-nya. Ia berjanji bakal berbicara lebih jauh soal perselisihannya dengan wartawan jika saatnya tiba. “Terlalu banyak kebohongan yang beredar saat ini. Para penggemar dan terutama anak-anak tahu bahwa saya benar-benar menyesal bahwa kata-kata saya bisa mengejutkan mereka. Saya suka EDF (tim Perancis), sepak bola, dan saya memiliki respek yang dalam terhadap masyarakat,” kata Nasri. Pemain berusia 25 tahun itu dua kali berkonfrontasi dengan beberapa jurnalis dari Prancis di Euro 2012. Pertama kala ia berhasil mencetak gol ke gawang Inggris di laga pertama Grup D. Saat itu Nasri merayakan golnya dengan meletakkan telunjuk kanannya di depan mulut, sambil berkata, “Tutup mulutmu!” (Baca: Nasri Bungkam Kritik Media Prancis ) Diketahui setelahnya bahwa selebrasi Nasri itu dialamatkan kepada wartawan Prancis yang dianggap kerap mengkritik permainannya. Namun perselisihan Nasri dengan wartawan tak sampai di situ. Puncaknya usai Prancis tersingkir, Nasri langsung memaki-maik wartawan dengan kalimat kasar. (Baca: Usai Kalah, Nasri Maki Wartawan ) Akibat sikap tak terpujinya itu, Nasri langsung mendapat teguran keras federasi sepak bola Prancis (FFF). Media Prancis, L’Equipe , mengklaim pemain Manchester City itu bakal diskors dua tahun. (Baca: Nasri Terancam Skorsing Dua Tahun ) | IRVAN SAPUTRA Berita terpopuler: Rumus Jitu Menepis Penalti di Euro 2012 Tendangan Pinalti Bisa Diuji Secara Ilmiah Pirlo Dipuji Layak Raih Pemain Terbaik Dunia Ronaldo Lebih Berbahaya dari Inggris Di Atas Big Ben, Balotelli Jadi King Kong

Sumber: Tempo.co