Pelonggaran Uang Muka Properti Berlaku Bulan Ini

Rimanews – Deputi Bank Indonesia Perry Warjiyo mengkonfirmasi bahwa uang muka pembelian properti akan berlaku bulan ini, namun masih menunggu proses administrasi. “Sudah kami putuskan dan sudah kami umumkan, dan memang berlaku Agustus ini, jadi permasalahannya bukan masalah kebijakan, karena proses administrasi membuat peraturan itu memerlukan proses, tidak hanya di internal satuan kerja tapi di internal BI. PBI harus didaftarkan Menhukham,” katanya pada Jumat (12/08/2016). Baca Juga Ayo Tukar Uang Rupiah Anda dengan yang Baru Pelabuhan di bawah Pelindo I siap hadapi natal Ketika Sri Mulyani musnahkan sex toys Perry optimistis bahwa proses tersebut akan dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Walaupun BI telah menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan diimplementasikan bulan ini, namun BI masih belum mematok besarannya. “Masih akan melakukan kalibrasi dengan asumsi ekonomi global, dan perkiraan ekonomi makro terbaru untuk menetapkan target kredit properti,” katanya. Menurut informasi yang beredar, besaran loan to value meningkat dari 80 persen menjadi 85 persen, sehingga memungkinkan konsumen untuk menyediakan uang muka lebih murah menjadi 15 persen dari sebelumnya 20 persen. Ia memprediksi bahwa kredit properti akan meningkat seiring dengan keluarnya relaksasi tersebut. Perry mengakui bahwa kebijakan tersebut ditujukan untuk mendorong permintaan kredit properti perbankan. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Bank Indonesia , BI , ltv , Down payment , DP , Uang Muka , bisnis , Ekonomi

Sumber: RimaNews