Pemkab Tanah Bumbu Jamin Kesehatan Hewan Kurban

Batulicin- Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanpanak) Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menjamin hewan kurban yang dijual pedagang menjelang Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah dalam kondisi sehat. Kepala Distanpanak Tanah Bumbu Abdul Karim melalui Kabid Keswan Kesmapet dan Agri Bisnis Fitriansyah mengatakan, semua hewan kurban sudah divaksin untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit berbahaya. “Pengecekan dan vaksin dilakukan ke seluruh peternak yang ada di Tanah Bumbu,” katanya di Batulicin, Minggu (11/9). Untuk memastikan, maka hewan kurban yang baru masuk dari luar daerah dilakukan pemeriksaan melalui balai karantina hewan Kalimantan Selatan. Setelah sampai di peternak di Tanah Bumbu, dokter hewan serta petugas teknis melakukan pengecekan dan pemeriksaan kondisi fisik. Dikatakan, pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan hewan yang akan dijual agar tidak terjangkit penyakit dan layak dikonsumsi. “Sebelum masuk ke pedagang maupun konsumen, kelayakan hewan kurban telah dibuktikan berupa surat keterangan sehat yang dikeluarkan dokter hewan. Berdasarkan catatan Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan setempat, stok sapi untuk kurban di Tanah Bumbu jenisnya bervariasi, di antaranya berasal dari Madura dan Bali serta Peranakan Ongol (PO). Stok sapi untuk kurban tercatat 530 ekor. Adapun jumlah sapi yang sudah beredar di masyarakat menjelang Idul Adha diprediksi 450 ekor. Sementara nilai jual dari sapi mulai dari Rp 13 juta – Rp 14 juta dengan perkiraan daging 55 kilogram – 60 kilogram per ekor. Sedangkan untuk ketersediaan kambing saat ini mencapai 150 ekor dengan harga Rp 2,5 juta dengan perkiraan daging tujuh kilogram. /WBP

Sumber: BeritaSatu