Laka Lantas Lebaran di Jambi Telan 10 Korban Jiwa

liputan6 Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama arus mudik dan balik Lebaran di Provinsi Jambi tergolong cukup tinggi. Terhitung sejak H–6 Lebaran, Senin (19/6) hingga H+3 Lebaran, Kamis (29/6), terjadi 11 kasus laka lantas. Korban tewas akibat sebanyak 10 orang, luka berat 7 orang dan luka ringan 13 orang. Sedangkan kerugian material diperkirakan Rp 100 juta.

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Jambi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Didik Mulyanto didampingi Kepala Bagian (Kabag) Bina Operasional (Bin Ops) Dirlantas Polda Jambi, AKBP Nurbani di Jambi, Kamis (29/6) menjelaskan, sebagian besar korban selama berlangsungnya Operasi Ramadniya 2017 adalah pengendara sepeda motor. Kecelakaan rata-rata terjadi di jalur utama mudik Lebaran yang dipadati pemudik.

“Laka lantas selama arus mudik dan balik Lebaran di Jambi terjadi di Kota Jambi dan beberapa kabupaten. Sepeda motor rata-rata tabrakan dengan kendaraan roda empat di jalur utama mudik yang cukup padat,” katanya.

liputan6 Dijelaskan, satu kasus di wilayah hukum Polres Tanjungjabung Barat menelan korban jiwa empat orang dan luka berat satu orang. Kemudian tiga kasus di wilayah hukum Polres Merangin menelan dua korban jiwa dan lima orang luka berat. Di Polres Muarojambi, ada dua kasus dengan korban tewas satu orang dan luka ringan 8 orang. Sedangkan di wilayah hukum Polres Sarolangun dua kasus dengan korban satu korban meninggal, satu luka berat dan satu luka ringan.

“Kasus laka lantas di Kabupaten Bungo terjadi satu kasus dan korban meninggal satu orang. Satu kasus di Batanghari menelan satu korban jiwa. Sedangkan di wilayah hukum Polresta Jambi hanya terjadi satu kasus dengan tiga orang korban luka ringan,” katanya.

Menurut Didik, kendati laka lantas mudik Lebaran di Jambi tergolong tinggi, namun turun dibandingkan kasus selama arus mudik dan balik Lebaran tahun lalu. Di Jambi pada Lebaran tahun 2016 sebanyak 51 kasus. Korban meninggal sebanyak 19 orang, luka berat 33 orang, luka ringan 74 orang dan kerugian materil sekitar Rp 380 juta.

Kemudian lakalantas selama Lebaran tahun 2015 mencapai 23 kasus dengan korban meninggal 15 orang, luka berat 9 orang dan luka ringan 34 orang. Kerugian materil akibat lakalantas tersebut sekitar Rp 216 juta. liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *