Mengapa Real Madrid Melempem di Bursa Transfer Musim Panas 2016?

Jika Barca menggelontorkan 91 juta Euro, Madrid cuma mengeluarkan 30 juta Euro untuk Alvaro Morata. Apa yang sebenarnya terjadi?
Hantu sanksi larangan transfer FIFA tengah membayangi Real Madrid. Kemungkinan besar, sanksi itu jatuh di bursa transfer musim dingin dan musim panas 2017. Namun pendekatan Los Blancos jauh berbeda dengan yang dilakukan Barcelona pada musim panas 2014.
Ketika itu, klub Catalan mendatangkan segudang pemain baru, termasuk Luis Suarez, Ivan Rakitic, hingga Marc Andre ter Stegen. Sebaliknya, tahun ini, Los Blancos hanya menarik pulang Marco Asensio dari peminjamannya di Espanyol, plus mengaktifkan pembelian ulang Alvaro Morata sebesar 30 juta Euro dari Juventus.
Bahkan, dalam 13 tahun terakhir sejak pembelian David Beckham, musim panas ini adalah musim panas paling sepi dalam sejarah transfer Real Madrid. Pada 2003, Los Blancos hanya membeli Beckham seorang dari Manchester United seharga 25 juta Euro. Lalu, mengapa dengan ancaman sanksi FIFA dan agresifnya Barcelona di bursa transfer, Los Blancos justru pasif.

Baik Zinedine Zidane maupun Florentino Perez memiliki jawaban diplomatis. Mereka sama-sama menegaskan, sulit untuk mempertebal skuat Real Madrid saat ini. Seluruh sektor telah diisi dengan pemain-pemain yang tepat. Malahan Los Blancos harus mengabaikan Alvaro Arbeloa dan Jese Rodriguez. Belum lagi status James Rodriguez yang terkatung-katung.
Ini adalah musim yang penuh tantangan. Kami sudah memenangi Piala Super UEFA, dan mendapatkan dua kemenangan di Liga Spanyol. Kami memiliki skuat spektakuler, yang mustahil untuk dikembangkan lagi. Juga, pelatih Zidane yang kontribusinya tak tergantikan, sebut Perez dikutip AS.
Namun, adakah alasan lain di luar alasan resmi Real Madrid? Faktanya, Barcelona yang musim lalu terkena sanksi larangan transfer FIFA, hanya bisa meraih dua dari tiga gelar yang diharapkan. Itupun dengan sedikit terseok. Apakah nasib yang sama bakal menimpa Madrid pula?

linux-tube.com judi togel Sumber: Sidomi