Pungli dan Biaya Pelabuhan Tambah Beban Operasional Logistik

RIMANEWS – Peresmian ASEAN Economic Community (AEC) akan dimulai pada 2015. Arus perdagangan semakin besar dan kebutuhan terhadap jasa logistik pun meningkat pesat. Oleh karena itu, para pengusaha sektor logistik berharap pemerintah mendukung kinerja jasa pengiriman. Bentuk dukungan ini dapat berupa penurunan biaya pelabuhan dan pembangunan alat angkut logistik darat. Dua hal tersebut dinilai dapat meningkatkan daya saing logistik nasional. Baca Juga Malaysia Desak ASEAN Kerja Sama Kirim Bantuan ke Rohingya Delapan Profesi yang Dicari di Era Pasar Bebas Pasokan Amerika Naik, Harga Minyak Dunia Turun Korban Gempa Aceh Terima Bantuan dari Masyarakat ASEAN Jepang Jajaki Investasi di Pelabuhan Belawan “Dengan tarif pelabuhan yang murah, harga barang produk dalam negeri lebih kompetitif,” kata Wakil ketua Umum Kadin Indonesia bidang Logistik Carmelita Hartoto, Kamis (29/5). Carmelita mengingatkan biaya logistik dalam satu dekade terakhir semakin murah karena volume pengiriman lebih cenderung memakai kapal besar. Sayangnya, biaya transportasi daratnya masih tetap tinggi. “Namun, penurunan tarif pada angkutan laut tersebut, tidak dibarengi dengan penurunan tarif pada sisi daratnya, baik di sisi tarif kepelabuhanan maupun dari sisi biaya-biaya akibat pungutan liar dan akibat buruknya akses logistik jalan,” jelasnya. Berdasarkan data Indonesian National Shipowners Association (INSA), tarif pengiriman kontainer untuk rute Jakarta – Belawan sebesar Rp. 7 juta sampai Rp 8juta per TEUs pada 2007. Selanjutnya, biayanya menjadi Rp 4 juta sampai Rp 4,5 juta per TEUs. Separuh dari biaya ini habis untuk operasional pelabuhan. Carmelita menilai dilema ini menyebabkan harga barang di pasar tetap mahal. “Kondisi yang sama juga terjadi pada rute-rute lainnya seperti pengiriman peti kemas Jakarta ke Jayapura, maupun Jakarta ke Sulawesi. Dulu Jakarta-Sorong mencapai Rp 20 juta, sekarang sudah turun menjadi Rp 8 juta hingga Rp10 juta per TEUs,” imbuhnya. (chus) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Asean , kapal , harga , Biaya , MEA , Pelabuhan , Logistik , Korporasi , Asean , kapal , harga , Biaya , MEA , Pelabuhan , Logistik , Korporasi , Asean , kapal , harga , Biaya , MEA , Pelabuhan , Logistik , Korporasi

Sumber: RimaNews