Rapor Merah untuk Lapas dan Rutan di Bengkulu

Prediksi Togel Sidney Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Provinsi Bengkulu, mendapat predikat rapor merah dari Kemkumham, karena banyak masalah dan terjadi kerusuhan di dalam lapas. “Semua Lapas dan Rutan di Bengkulu, saat ini mendapat lapor merah dari Kemkumham karena banyak masalah dan terjadi akibat razia narkoba di dalam lapas dan rutan,” kata Kepala Kanwil Kemkumham Bengkulu, Dewa Putu Gede, di Bengkulu, Minggu (21/8). Ia mengatakan, dari sejumlah Rutan dan Lapas yang ada di Bengkulu, hampir sebagian besar sudah mengalami kerusakan akibat adanya razia narkoba yang dilakukan pihak kepolisian setempat. Seperti di Lapas Malabero, Kota Bengkulu, terjadi kerusuhan dan pembakaran Lapas akibat polisi melakukan razia narkoba dan handpone (HP). Dalam kerusuhan ini selain bangunan Lapas ludes jadi arang juga ada lima orang nara pidana mati terpanggang, akibat tidak bisa menyelamatkan diri. Kasus lainnya kerusuhan di Lapas Bentiring, Kota Bengkulu, dan Lapas Curup, Rejang Lebong, akibat polisi melakukan razia di dalam Lapas tersebut. Kerusuhan serupa juga terjadi di Lapas Arga Makmur, Bengkulu Utara karena pemasangan CCTV dan warga binaan minta agar salah satu petugas sipir diganti. Namun, permintaan para napi tidak digubris pihak Lapas Arga Makmur, Bengkulu Utara, maka para warga tahanan mengamuk dan terjadi kerusuhan. “Atas kejadian ini hampir seluruh Lapas dan Rutan di Bengkulu mendapat prediket lapor merah,” ujarnya. Terkait hal tersebut, Dewa Putu Gede berharap kepada Lapas Bentiring yang baru, Rudy Charles Gill agar menerapkan zero narkoba dan HP, sehingga tidak ada lagi ada pengguna narkoba dan HP di dalam Lapas tersebut. Selain itu, Dewa juga minta Kepala Lapas untuk memetakan permasalah pegawai dan warga binaan di Lapas tersebut, sehingga di masa mendatang tidak terjadi lagi kerusuhan di dalam Lapas, katanya. “Saya minta ke depan Lapas Bentiring zero narkoba dan HP, sehingga diharapkan kerusuhan di dalam Lapas ini tidak terjadi di masa mendatang,” ujarnya. Sebelumnya Kepala Lapas Bentiring, Bengkulu, mengatakan dirinya siap menjalankan tugas dari pimpinan dan akan meneruskan tugas dan merealisasikan program dari pejabat lama yang belum selesai. Selain itu, akan melakukan evaluasi dari berbagai program yang sudah dilaksanakan pejabat lama, sehingga berbagai kekurangan dapat diperbaiki. Sedangkan yang sudah berhasil minimal dapat dipertahankan. Rudy menambahkan, pihaknya menargetkan Lapas Bentiring, Bengkulu, akan menjadi zona hijau dan menerapkan Lapas Berdasi (bersih, damai, dan sigap). Terkait masuknya narkoba ke dalam Lapas Bengkulu, Rudy memastikan pihaknya tidak akan toleransi dengan barang haram itu. “Sesuai interuksi dari Pak Menteri dan Presiden kita perangi narkoba, termasuk di Lapas Bengkulu. Saya pastikan akan memerangi peredaran narkoba di Lapas Bentiring, Kota Bengkulu,” ujarnya. Usmin/PCN Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu