Waktu Mepet, Djanur Asah Mental Pemain Persib

BANDUNG – Persib Bandung memiliki tugas berat di pekan ke-11 Indonesia Soccer Championship (ISC). Usai ditahan imbang Persija Jakarta, Persib harus terbang ke Papua untuk menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Kamis (21/7/2016). Jelang keberangkatan, Persib masih dihantui permasalahan. Menurut Djajang Nurjaman, mental dan taktik Maung Bandung belum terlihat sempurna. Karenanya, pelatih Persib itu coba memanfaatkan mepetnya jeda waktu untuk mengatasi masalah tersebut. ( Baca juga: Persib Jalani Tur Neraka ke Markas Persipura, Apa Skenario Djanur? ) “Sebelum ke sana (Papua) kita mencoba latihan taktik, dan kita coba maksimalkan di sini (Bandung). Saya melihat pemain siap dan akan berusaha keras untuk curi poin. Saya terus coba bangkitkan mental dan kesiapan lain untuk pemain. Kita juga coba tekankan pola istirahat dan makan untuk tetap menjaga kondisi pemain tetap siap,” ucap pelatih yang akrab disapa Djanur. “Kami akan maksimalkan waktu yang ada. Memang tidak banyak yang dapat dilakukan, tapi terpenting membangkitkan motivasi dan mental, apalagi setelah hasil kurang memuaskan lawan Persija,” tambahnya yang dikutip dari situs klub. Dalam kunjungannya ke Papua, Persib tidak melibatkan Purwaka Yudi. Sang pemain sengaja diistirahatkan guna memulihkan cedera di bagian lututnya. “Kita coba pulihkan dulu untuk Purwaka, kita tidak mau kondisinya tambah parah jika dipaksakan. Masih ada Hermawan, Basna dan Vlado (Vujovic), jadi aman,” ungkap Djanur. Selain Purwaka, Persib juga meninggalkan lima pemain lain. Mereka adalah Rudiyana, Yandi Sofyan, Rachmad Hidayat, Jujun Saepuloh dan Muhammad Ridwan. “Kita ada rotasi seperti pertandingan kemarin, jadi kita bawa 20 pemain, enam di Bandung,” pungkas Djanur. ( bep ) dibaca 5.956x

Sumber: Sindonews