Dinkes Lebak Waspadai ISPA Akibat Cuaca

Rimanews – Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Banten, mewaspadai penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat dampak cuaca kemarau berkepanjanagan di daerah itu. “Kami berharap warga meningkatkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mengantisipasi penularan penyakit ISPA,” kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, dr Firman Rahmatullah di Lebak, Rabu (9/09/2015). Baca Juga Sidang dipindah, Ahok: saya nurut saja Banser ingin bantu amankan natal, ini respons Kapolda Metro Demokrat: Tak perlu menyindir kebijakan masa lalu Selama ini, kasus ISPA di Kabupaten Lebak masuk kategori tertinggi dibandingkan 10 jenis penyakit lainya. Penyakit ISPA tersebut tidak menimbulkan kematian, tetapi menghambat kegiatan produktivitas. Karena itu, pihaknya tetap mewaspadai penyebaran penyakit tersebut, meskipun tidak mematikan. “Kami menerima laporan sekitar ribuan warga mengidap ISPA akibat cuaca kemarau panjang itu,” katanya. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit ISPA itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar membiasakan PHBS, mengkonsumsi makanan yang bergizi serta buah-buahan dan sayur-sayuran. Selain itu juga menjaga stamina tubuh dan banyak istirahat. Sebab cuaca kemarau sekarang ini, tentu menimbulkan udara kurang sehat, seperti bertebaran debu. Apalagi, di wilayah kawasan pertambangan pasir di Desa Citeras Rangkasbitung juga Bayah adanya pekerjaan pembangunan pabrik semen. Pembangunan semen itu, tentu mengeluarkan debu juga limbah udara yang kurang sehat. Kondisi demikian, kata dia, cukup rawan serangan penyakit ISPA. “Kami minta warga agar menjaga kesehatan lingkungan dengan melakukan kebersihan,” katanya. Kepala Puskesmas Mekarsari Rangkasbitung Kabupaten Lebak dr Robert mengatakan saat ini jumlah penderita ISPA sampai dengan 9 September tercatat 143 orang dan terjadi kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Meningkatnya kasus ISPA itu akibat kegiatan ekspolitasi pertambangan pasir sehingga mengeluarkan debu pasir bertebaran ke lingkungan masyarakat. “Kami minta warga mampu menjaga gerakan PHBS dan lingkungan sehat dan bersih agar tidak menimbulkan serangan ISPA,” katanya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : ISPA , Saluran Pernafasan , cuaca buruk , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews