Pemkab Mukomuko Akan Cetak 2.000 Hektare Sawah Baru

Bengkulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Bengkulu, akan mencetak sawah baru seluas 2.000 hektare pada tahun 2017 mendatang guna menyukseskan target swasembada pangan nasional. “Tahun depan kami sudah memprogramkan akan mencetak sawah baru seluas 2.000 hektare guna menyukseskan program ketahanan pangan dan sekaligus meningkatkan produksi beras di Mukomuko ke depan,” kata Bupati Mukomuko Choirul Huda melalui Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DP3), Eddy Aprianto, di Bengkulu, Kamis (8/9). Ia mengatakan, sawah baru yang akan akan dicetak pada tahun 2017 seluas 2.000 hektare itu, tersebar di 11 kecamatan di antaranya Air Majunto, Selagan Raya, Penarik, Teramang Jaya, Teras Terunjam, XIV Koto, Ipuh, Malin Deman, Air Rami, dan V Koto. Namun, Eddy tidak menjelaskan secara rinci luas sawah baru yang akan dicetak di masing-masing kecamatan tersebut. “Yang jelas, tahun 2017 kita sudah programkan akan mencetak sawah baru seluas 2.000 hektare,” ujarnya. Sawah baru tersebut, akan dicetak di sekitar irigasi teknis, sehingga dapat ditanami padi oleh petani manimal 2 kali setahun. Karena itu, sebelum sawah dicetak akan dipastikan lebih dulu air irigasi tersebut aman atau tidak. Sebab, jika air irigasi tidak aman, maka dikhawatirkan sawah yang akan dicetak tersebut tidak dapat digarap petani secara optimal. Padahal, sasaran mencetak sawah baru untuk meningkatkan produksi beras di Mukomuko dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional. “Jadi, untuk menghindari hal ini perencanaan atau SID (studi investigasi desain) pencetak sawah baru harus baik, sehingga sawah baru yang kita cetak seluas 2.000 hektare nanti dapat difungsikan dengan baik sesuai harapan masyarakat,” ujarnya. Eddy menambahkan, dana pencetakan sawah baru di 11 kecamatan tersebut, bersumber dari APBD 2017 mendatang. Sesuai standar pemerintah biaya pencetakan sawah baru dianggarkan sebesar Rp 17 juta per hektare. “Sekarang kita sedang melakukan survei investigasi desain (SID) dan ditargetkan selesai pada tahun 2016 ini. Tanpa ada SID usulan dan pencetakan sawah baru tidak akan direalisasikan pusat. Jadi, SID harus tuntas tahun ini,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Distan Bengkulu, Evarini mengatakan, untuk menyukseskan program ketahanan pangan di daerah ini pihaknya terus melakukan perluasan areal tanaman padi melalui program pencetakan sawah baru. Pada tahun 2016 ini, Distan Bengkulu memprogramkan mencetak baru seluas 2.500 hektare, tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di daerah ini. Pencetakan sawah baru tersebut, dilakukan melalui kerja sama dengan jajaran Korem 041 Garuda Mas (Gamas) Bengkulu. Pencetakan sawah baru ini, selain untuk menyukseskan program Nawa Cita Presiden Joko Widodo juga meningkatkan produksi pangan di Bengkulu ke depan. “Kita berharap pelaksanaan cetak sawah tahun ini berjalan lancar sehingga pada 2017 luas sawah di daerah bertambah 2.500 hektare dari yang ada sekitar 120.000 hektare,” ujarnya. Usmin/JAS Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu